Satresnarkoba Polresta Mataram Razia Sejumlah Rumah dan Kos di Narmada, 21 Orang Diamankan
Sejumlah perempuan diamankan saat Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram merazia sejumlah rumah dan kos di Kecamatan Narmada, Selasa (6/10/2026). (Samawa Post/Ist)
Samawapost, Mataram – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Mataram mengamankan 21 orang dalam razia di sejumlah rumah dan kos-kosan di Kecamatan Narmada, Lombok Barat, Selasa (6/10/2026). Dalam operasi tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti narkoba seberat 4,06 gram.
Kasatresnarkoba Polresta Mataram AKP Abisatya Dharma Wiratmaja mengatakan, operasi tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan aktivitas penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah Narmada.
“Dalam operasi tersebut sebanyak 21 orang diamankan untuk diperiksa, mereka diamankan di lokasi yang berbeda-beda,” kata Abisatya, Rabu (7/10/2026).
Operasi dilakukan di enam lokasi. Di lokasi pertama, yakni sebuah rumah di Desa Peresak, Kecamatan Narmada, petugas mengamankan empat orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan.
Petugas kemudian melakukan pengembangan ke sebuah rumah lainnya di desa yang sama dan mengamankan empat orang laki-laki.
Pengembangan berlanjut ke sebuah rumah di Desa Lembuak. Di lokasi tersebut, satu orang laki-laki diamankan.
Masih di Desa Lembuak, petugas kemudian mendatangi sebuah rumah kos dan mengamankan 11 orang.
Pengembangan selanjutnya dilakukan ke wilayah Suranadi. Di lokasi tersebut, petugas kembali mengamankan lima orang.
Sementara itu, pada lokasi terakhir di Desa Lembuak, petugas tidak menemukan target operasi. Namun, penggeledahan tetap dilakukan untuk mencari barang bukti yang berkaitan dengan dugaan peredaran narkoba.
“Ada enam lokasi yang didatangi, dari berbagai alat bukti yang diamankan diduga kuat berkaitan dengan orang-orang yang diamankan,” kata Abisatya.
Saat ini, 21 orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan di Polresta Mataram untuk mendalami peran dan status hukum masing-masing. Penyidik juga masih mendalami barang bukti yang ditemukan dalam operasi tersebut.
Abisatya menegaskan, pihaknya masih akan mengembangkan hasil operasi tersebut, termasuk untuk mengungkap asal-usul barang bukti narkoba yang diamankan. (SP-03)

Komentar (0)