Sambut Wisatawan di NTB, BSI Hadirkan Kenyamanan Ibadah di Masjid Nurul Bilad Lombok
Samawapost, Praya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan pariwisata halal di Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya di kawasan The Mandalika, Lombok Tengah.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni mendukung pengembangan Masjid Nurul Bilad sebagai fasilitas ibadah sekaligus pusat aktivitas sosial dan pemberdayaan ekonomi umat.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya BSI menghadirkan ekosistem pariwisata yang tidak hanya mengandalkan keindahan destinasi, tetapi juga memberikan kenyamanan spiritual bagi masyarakat dan wisatawan. Terlebih, kawasan Mandalika tengah menjadi sorotan dengan berbagai agenda sport tourism, termasuk gelaran MotoGP.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, keberadaan masjid di kawasan pariwisata memiliki peran strategis. Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat menunaikan ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat kegiatan sosial, pendidikan keagamaan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, Masjid Nurul Bilad diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi yang menghadirkan manfaat spiritual, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat sekitar maupun wisatawan yang berkunjung ke Lombok.
“Harapannya, masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat peradaban dan hub kolaborasi yang mempertemukan berbagai potensi masyarakat,” ujar Anggoro, Sabtu (10/10/2026)
Dia berharap Masjid Nurul Bilad juga menjadi tempat bagi generasi muda untuk belajar Al-Qur’an, membangun akhlak, menumbuhkan kepedulian sosial, serta memperkuat kecintaan terhadap agama dan sesama.
Untuk menunjang kenyamanan jamaah, BSI turut menyiapkan layanan electronic channel (e-channel) di Masjid Nurul Bilad. Fasilitas tersebut memudahkan masyarakat yang ingin menyalurkan kontribusi bagi pengembangan masjid.
Tak hanya di lingkungan masjid, BSI juga menyiapkan mushala portabel dan mobil mushala di area Sirkuit Mandalika selama berlangsungnya aktivitas MotoGP. Penyediaan fasilitas tersebut ditujukan agar masyarakat, penonton, dan wisatawan tetap dapat menjalankan ibadah dengan nyaman di tengah padatnya kegiatan pariwisata.
Dari sisi layanan transaksi, BSI memperkuat pemanfaatan teknologi digital melalui QRIS, mesin electronic data capture (EDC), serta aplikasi BYOND by BSI. Layanan ini diharapkan memudahkan wisatawan melakukan transaksi secara cepat dan praktis, sekaligus mendukung konektivitas pembayaran di kawasan wisata.
BSI, dengan dukungan Danantara Indonesia, berkomitmen memperkuat kontribusinya dalam pengembangan ekosistem pariwisata halal yang inklusif dan berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan layanan digital, optimalisasi fasilitas di destinasi wisata, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dalam pengembangan Masjid Nurul Bilad menjadi salah satu bentuk sinergi untuk mendukung kemajuan pariwisata di kawasan Mandalika.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar menyampaikan, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mengembangkan The Mandalika sebagai destinasi unggulan sport tourism yang memperhatikan kebutuhan serta budaya masyarakat.
“Masjid Nurul Bilad merupakan bagian penting dari The Mandalika. Melalui kolaborasi bersama BSI dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, kami berharap masjid ini semakin nyaman dan representatif, serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, jamaah, dan wisatawan yang berkunjung,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Tengah Nursiah menyampaikan, saat ini semakin banyak investor yang mulai membangun berbagai fasilitas untuk mendukung perkembangan sektor pariwisata di daerah tersebut.
Menurutnya, dukungan dan kolaborasi seluruh pihak diperlukan untuk mengawal pertumbuhan investasi agar mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
“Alhamdulillah, saat ini sudah banyak investor yang mulai membangun berbagai fasilitas yang dibutuhkan untuk mendukung kemajuan sektor pariwisata di Lombok Tengah. Kolaborasi dan dukungan semua pihak sangat penting dalam mengawal pertumbuhan investasi ini,” kata Nursiah.
Dengan penguatan fasilitas ibadah, layanan keuangan digital, serta kolaborasi lintas sektor, kawasan Mandalika diharapkan semakin siap menjadi destinasi pariwisata berkelas nasional dan internasional yang tidak hanya menawarkan pengalaman wisata, tetapi juga memberikan kenyamanan beribadah dan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal. (SP-03)

Komentar (0)