Tanggapi Perhatian Khusus KPK Pasca-OTT, Gubernur NTB: Tandanya Kita Disayang

Oleh admin • 06 Sep 2026, 17:48 WIB • 40 Views

Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal (Samawa Post/Foto Ist)

Samawapost, Mataram – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) evaluasi ke 11 Kepala Daerah di Provinsi NTB, yaitu 10 bupati/wali kota dan Gubernur NTB.

Hal ini dilakukan pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini beberapa waktu lalu.

Perhatian khusus KPK terhadap Pemerintah Provinsi NTB itu diskusi yang berlangsung selama dua hari yaitu 2-3 September 2026 bersama seluruh kepala daerah di NTB.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal usai rapat bersama dengan KPK dan 10 bupati/wali kota di Gedung Graha Bhakti Praja pada Kamis, 3 September 2026 sore mengatakan, rapat koordinasi ini merupakan early warning system atau peringatan dini KPK kepada seluruh Pemda dan Pemprov NTB.

“Ini tandanya NTB disayang sama KPK. Kan dikasih tahu ada early warning. Kalau ada salah satu setelah OTT kemarin NTB dapat perhatian. Saya berharap itu kejadian terakhir di NTB. Artinya banyak pembenahan yang harus kita lakukan,” katanya.

Ia mengatakan, kondisi birokrasi di NTB saat ini membutuhkan pembenahan total. “Buat saya itu momentum yang bagus untuk memperkuat upaya pembenahan tata Kelola,” tegasnya. (SP-03)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top