Viral di Medsos, Story Instagram Anggota DPRD Lotim Berlatar Botol Miras
Unggahan Instagram Story seorang anggota DPRD Lombok Timur berinisial YS yang menampilkan minuman beralkohol. (Samawa Post/ist)
Samawapost, Lombok Timur – Unggahan Instagram Story anggota DPRD Lombok Timur (Lotim) berinisial YS (26) menjadi sorotan setelah video tersebut memperlihatkan sejumlah botol minuman beralkohol di sekitar lokasi ia bersama sejumlah rekannya menikmati makanan. Video yang menampilkan YS di sebuah gazebo kawasan Pantai Kuta itu kemudian beredar di sejumlah platform media sosial dan memunculkan beragam persepsi publik.
Dalam video tersebut, YS terlihat bersama seorang perempuan dan dua laki-laki sedang bersantai sambil menyantap makanan. Sejumlah botol minuman jenis bir tampak berada di sekitar meja, namun tidak terlihat aktivitas YS meneguk minuman beralkohol dalam video tersebut.
Hai Lotim dan Inside Lombok telah mencoba meminta klarifikasi dari YS, namun belum mendapat respons hingga berita ini diturunkan.
Sementara itu, Ketua DPD Perindo Lotim, Muhammad DJamaludin, mengatakan pihaknya telah meminta penjelasan langsung kepada YS setelah video tersebut ramai diperbincangkan. Menurutnya, YS membantah adanya pesta atau aktivitas minum-minuman keras dan menyebut botol yang terlihat dalam video merupakan minuman milik pengunjung sebelumnya.
“Setelah kami meminta klarifikasi, yang bersangkutan menjelaskan bahwa tidak ada kegiatan pesta minuman keras. Botol yang terlihat dalam video merupakan bekas minuman pengunjung lain yang masih berada di sekitar lokasi dan belum sempat dibersihkan oleh pelayan,” kata DJamaludin, Rabu (09/09/2026).
Ia menyebut persoalan tersebut sebelumnya telah diklarifikasi YS kepada media yang pertama kali memberitakan. Berita tersebut, kata dia, sempat ditarik, namun video yang beredar di media sosial telah menyebar.
Meski demikian, DPD Perindo Lotim menyayangkan unggahan tersebut. DJamaludin menilai YS sebagai anggota DPRD seharusnya lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial karena setiap unggahan dapat menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyarakat.
“Yang kami soroti lebih pada ketidakcermatan dalam bermedia sosial. Sebagai anggota dewan, setiap aktivitas yang ditampilkan di ruang publik, termasuk saat berlibur, harus dipertimbangkan dampaknya agar tidak menimbulkan kesan yang merugikan,” ujarnya.
Djamaludin menambahkan, DPD Perindo Lotim bersama DPP telah melakukan klarifikasi terhadap YS. Partai menilai persoalan tersebut sebagai bentuk kelalaian dalam bermedia sosial yang perlu menjadi bahan evaluasi.
“Kami sudah mendalami persoalan ini bersama yang bersangkutan dan DPP. Kesimpulannya lebih kepada kelalaian dalam bermedia sosial. Ke depan kami meminta yang bersangkutan lebih bijak dan berhati-hati dalam mengunggah aktivitasnya sebagai anggota DPRD,” katanya.
Ia berharap kejadian tersebut tidak kembali terulang dan menjadi pembelajaran bagi seluruh kader, khususnya anggota legislatif, untuk lebih memperhatikan dampak setiap konten yang dibagikan melalui media sosial. (SP-04)

Komentar (0)